Hotel des Indes, ikon Batavia

Hotel des Indes 1931

“Hotel des Indes benar-benar nyaman. Setiap tamu mendapat ruang duduk dan kamar tidur yang menghadap beranda, dimana mereka dapat menikmati secangkir kopi di pagi hari dan teh di sore hari. Di tengah bangunan hotel yang terbuka terdapat beberapa kolam pemandian yang bisa digunakan kapan saja.  Sarapan disajikan secara prasmanan pada jam sepuluh pagi dan makan malamnya pada jam enam sore. Semua kenikmatan itu dapat diperoleh setiap tamu dengan biaya yang terjangkau. “ (lebih…)

Iklan

Makan besar itu bernama Rijsttafel

Rice table

Rijsttafel di Hotel des Indes

Rijsttafel adalah kata dalam bahasa Belanda yang berarti “rice table” atau hidangan nasi dengan beragam lauk pauknya. Orang Indonesia menyebutnya “makan besar” karena begitu banyaknya jenis makanan yang disajikan. Saat orang-orang Belanda masih berkuasa di negeri kita, Rijsttafel begitu populer di kalangan mereka dan menjadi menu andalan hotel-hotel ternama waktu itu seperti Hotel des Indes di Molenvliet West, Batavia (kini Jl. Gajah Mada). (lebih…)

Kontrak kerja Hans Dokkum

contract aneta

Kontra kerja penunjukkan Dokkum sebagai sekretaris Berretty.

Hans Dokkum (lihat Jalan-jalan di Passer Baroe) lahir di Amsterdam, 21 September 1905.  Dokkum sangat akrab dengan ayahnya, komposer musik Cees Dokkum (1876-1971). Sejak kedatangannya di Hindia Belanda pada akhir tahun 1928, keduanya saling berkabar melalui surat.  Dalam periode 1928-1938, Hans mengirimkan lebih dari 140 surat kepada ayahnya. Surat-surat ini masih disimpan dengan baik oleh keluarganya.

(lebih…)

Hebohnya Komedie Stamboel

Iklan pertunjukan komedi di koran Bintang Barat, Batavia, 1892

Komedie Stamboel adalah pertunjukan teater bergaya Istambul yang muncul di Surabaya pada tahun 1891.  Pertunjukan ini cukup terkenal pada jamannya dan sempat digelar di Singapura dan Malaysia. Cerita-cerita yang dimainkan umumnya diambil dari kisah1001 Malam, dongeng peri dari Eropa, dan cerita-cerita opera seperti Putri Tidur dan Aida.

(lebih…)

Jalan-jalan di Passer Baroe

Tiga pria Belanda menikmati suasana Passer Baroe 1930 (Foto koleksi: Sjoerd Meihuizen)

Tiga lelaki Belanda tengah menikmati suasana Passer Baroe, Agustus 1930. Yang paling kiri adalah Hans Dokkum, sekretaris direktur dan pemilik Algemeen Nieuws en Telegraaf Agentschap (ANETA), D.W. Berretty.

(lebih…)